Hubungi Kami Galeri Foto Blog Buku Tamu Download Katalog Produk

Halaman



ÞSearch

Seseorang ketika mem-baca al-Fatihah dalam sholat hanya dibatin (dibaca didalam hati) atau hanya menggerakkan bibirnya saja.Apakah sah sholat orang tersebut ?

Begini Mas Sholeh, dalam praktek pengucapan rukun Qauli (Takbiratul Ihram, Fatihah, Tasyahud Akhir dan Salam yang pertama) syarat-sayaratnya dian-taranya adalah memperdengarkan suara kepada telinganya sendiri bagi orang yang pendengarannya normal (tidak tuli). Adapun bagi orang yang tuli, maka baginya tidak wajib memperdengarkan ucapannya, akan tetapi wajib baginya untuk mengeraskan suaranya sekiranya ketika dia tidak tuli dia bisa mendengarkan bacaanya. Jadi apabila bacaan Fatihahnya hanya di batin ya otomatis tidak sah. (Lihat: I’anatut Tholibin: I/128, Fathul ‘Allam: 2/246). Wallahu A’lam.

Ditulis September 26, 2008 - oleh admin, dalam rubrik Fiqih

Agenda

01 Mei Juni 2009
Pembukaan Pendaftaran Santri Baru Putra-Putri Menetap atau Tidak Menetap

01 Mei s.d 31 Agustus 2009
Pendaftaran Mahasiswa Baru
STIU AL FITHRAH

01 s.d 25 Juni 2009
Pendaftaran Pesantren Ramadhan

16 S/D 19 September 2009
Majlis Dzikir & Ziarah Wali Tujuh
Di Bali

Waktu Shalat

19 Sya'ban 1431 H
Surabaya, 30 Juli 2010
Subuh04:29:08
Syuruk05:40:34
Dzuhur11:35:33
Ashar 14:57:16
Maghrib17:30:33
Isya18:41:59
Perhitungan Waktu Ini Dibuat Berdasarkan Madzhab Syafi'i

Rubrikasi


Arsip


Pranala


Jumlah Kunjungan