A. PENGERTIAN
1. Lima Pilar Utama merupakan dan menjadi SOKOGURU, tuntunan dan bimbingan, serta fatwa dan amanat wasiat Hadlratus Syaikh Achmad Asrori Al-Ishaqi, RA selaku mursyid - guru thoriqoh, terdiri dari 5 (lima) hal pokok, yang wajib untuk ditaati dan diamalkan oleh setiap dan segenap murid thariqah dan jama’ahnya, dengan mengikut contoh suritauladan beliau.
2. Lima Pilar Utama yang menjadi SOKOGURU tuntunan serta bimbingan Hadlratus Syaikh itu, meliputi dan terdiri dari:
1) hal yang berkenaan dengan al-Thariqah;
2) hal yang berkenaan dengan Pondok Pesantren Assalafi Al-Fithrah;
3) hal yang berkenaan dengan Yayasan Al-Khidmah Indonesia;
4) hal yang berkenaan dengan Perkumpulan Jama’ah Al-Khidmah;
5) hal yang berkenaan dengan Keluarga Hadlratus Syaikh Achmad Asrori Al-Ishaqi RA, yaitu istri serta putra-putri keturunannya. … selanjutnya
Ditulis September 27, 2008 - oleh admin, Tak ada komentar dalam rubrik Bulletin
Selain menghasilkan keputusan bahwa MUNAS III Al-Khidmah akan diselenggarakan pada Bulan Desember 2009 di Semarang Jawa Tengah, rakernas juga menghasilkan 7 butir kesepakatan yang ditandatangani oleh perwakilan masing-masing pilar. 7 butir kesepakatan itu adalah: Kesepakatan Bersama Tentang Prinsip Dasar Tuntunan Dan Bimbingan Hadlratus Syaikh Achmad Asrori Al Ishaqi Ra.
Dengan Rahmat dan Ridlo Allah SWT MAJLIS LIMA PILAR Berdasarkan atas Pengajian Ahad Wada’ dan Kitab Al-Muntakhabat fi Rabithatil Qalbiyyah wa Shilatir Ruhiyyah, yang dikarang oleh Beliau, Hadlratus Syaikh Achmad Asrori Al-Ishaqi RA.
Dengan ini, bersepakat, bersetuju, bersepaham, berbulat tekad dengan keyakinan i’tiqad yang kuat secara utuh, penuh, menyeluruh, paripurna dan murni, untuk secara bersama-sama bersaksi dan menyaksikan bahwa: … selanjutnya
Ditulis September 27, 2008 - oleh admin, Tak ada komentar dalam rubrik Bulletin
Ketika ajal Rasulullah SAW semakin dekat, beliau memanggil para sahabat ke rumah Aisyah RA. Beliau berkata: “Selamat datang kalian semua, semoga Allah SWT mengasihi kalian semua. Aku berwasiat kepada kalian semua agar bertaqwa kepada Allah SWT dan menaati segala perintah-Nya. Sesungguhnya hari perpisahan antara aku dengan kalian semua hampir dekat, dan dekat pula saat kembalinya seorang hamba kepada Allah SWT dan menempatkannya di syurga. Jika ajalku telah sampai maka hendaklah Ali yang memandikanku, Fadl bin Abbas hendaklah menuangkan air dan Usamah bin Zaid hendaklah membantu keduanya. Setelah itu, kafanilah aku dengan pakaianku sendiri jika kalian semua menghendaki, atau kafanilah aku dengan kain Yaman yang putih. Setelah kalian memandikan aku, maka letakkan aku di atas balai tempat tidurku dalam rumahku ini. Setelah itu keluarlah kalian semua sebentar meninggalkan aku. Pertama yang akan menshalatkan aku ialah Allah SWT, kemudian yang akan menshalati aku ialah Jibril AS, kemudian diikuti oleh malaikat Israfil, malaikat Mikail, dan yang terakhir sekali adalah malaikat lzrail berserta dengan semua para pembantunya. Setelah itu baru kalian semua masuk bergantian secara berkelompok untuk menshalati aku.” … selanjutnya
Ditulis September 27, 2008 - oleh admin, Tak ada komentar dalam rubrik Bulletin
وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا. [النساء/1]
“Dan bertakwalah kepada Allâh yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.”
[Q.S. al-Nisa’: 1]
Melalui ayat di atas, Allah SWT memerintahkan kepada kita untuk selalu bertakwa kepada-Nya dan memerintahkan kepada kita untuk menjaga hak-hak kerabat dan menyambung silaturrahim kepada mereka, serta melarang kita untuk memutusnya. … selanjutnya
Ditulis September 27, 2008 - oleh admin, Tak ada komentar dalam rubrik Bulletin
AL FITHRAH IS OUR BRAIGHT FUTURE
Nur Kholis, Lc., M.H.I.
Pendidikan merupakan suatu hal sangat penting bagi setiap manusia. Hal tersebut berdasarkan firman Allah swt dan sabda Nabi Muhammad saw yang menyerukan betapa pentingnya belajar. Pernah suatu waktu Rasul bersabda bahwa mencari ilmu itu tidak dibatasi dengan usia dan waktu, Rasul bersabda carilah ilmu mulai dari gendongan orang tua sampai ke liang lahat (alam kubur).
Pentingnya mencari ilmu juga tak mengenal tempat, Rasul saw bersabda carilah ilmu walau ke negeri Cina. Suatu tempat yang sangat jauh sekali untuk di tempuh dari negeri Arab ke negeri Cina. Hal senada juga pernah dikatakan oleh imam as-Syafii, carilah ilmu tinggalkan kampung halaman niscaya nanti akan engkau dapati apa yang telah sirna dan hilang dari sisimu. … selanjutnya
Ditulis September 26, 2008 - oleh admin, Tak ada komentar dalam rubrik Bulletin